Pandangan Theo Kobong tentang Aluk dan Injil

Theo Kobong dalam bukunya “Injil dan Tongkonan” banyak berbicara tentang bagaimana Injil masuk dan berkembang bersama adat isitiadat di Tana Toraja.

Masyarakat Toraja yang menganut animisme dengan sebutan “Aluk” lambat laun bisa menerima Injil dengan baik walaupun banyak rintangan yang harus dihadapi. Pembunuhan¬† terhadap misionaris Anton van de Loostdrecht adalah salah satu contoh bagaimana Injil pada awalya agak susah diterima oleh masyarakat.

Dalam dunia yang semakin modern dan semakin dinamis, ada baiknya kita belajar sedikit dari sejarah masuknya Injil di Tana Toraja dan bagaimana Injil tersebut bisa membawa perubahan yang sangat besar bagi orang Toraja sampai pada saat ini.