Tana Toraja … negeri di awan ..

Tana Toraja adalah suatu kabupaten di bagian tengah pulau Sulawesi.  Kabutaten ini secara administratif masuk sebagai bagian dari Propinsi Sulawesi Selatan, sementara itu saat ini sedang bergulir issu untuk bergabung dengan Sulawesi Barat.

Tana Toraja sangat terkenal dengan adat istiadat yang masih sangat kental. Adat istiadat ini banyak dipengaruhi oleh kepercayaan orang Toraja pada jaman dulu yang disebut Aluk. Aluk merupakan kepercayaan sejenis animisme. Salah satu adat yang masih dipegang teguh adalah upacara pemakaman (maq tomate). Dalam ritual ini, biasanya pihak keluarga akan menyedikan beberapa sampai pulihan ekor kerbau yang akan dikorbankan dalam upacara ini. Kerbau ini biasanya dipotong kemudian dimasak untuk dimakan bersama dan sisanya dibagikan kepada kerabat yang datang untuk melayat.

Pada awal abad ke 20,  misi Zending dari Belanda datang ke Toraja untuk menyebarkan agama Kristen. Awalnya masyarakat Toraja yang menganut animisme sangat menentang misi ini, sampai pada akhirnya salah satu pemimpin misi yaitu Anton van de Loosdrecht dibunuh di Toraja. Namun sejak itu, agama Kristen menyebar dengan sangat pesat di Tana Toraja.  Sampai saat ini, lebih dari 95% masyakarat Toraja masih memegang teguh ajaran Kristen.

Saat ini sebagaian besar masyarakat Toraja hidup sebagai petani. Namun karena lahan pertanian sangat terbatas dan teknologi yang digunakan masih sederhana, maka hanya sebagian kecil waktu yang digunakan untuk bertani. Dan hasilnya pun sangat sedikit.  Namun tidak berarti bahwa masyarakat Toraja hidup dibawah garis kemiskinan.🙂

Secara geografis, Tana Toraja merupakan daerah yang berbukit-bukit dan bergunung-gunung. Sehingga akses dari suatu tempat ke tempat lain menjadi cukup sulit. Dan bahkan sampai saat ini ada beberapa daerah yang belum bisa dijangkau dengan mobil.

More about Tana Toraja : http://www.torajaland.com

22 responses to “Tana Toraja … negeri di awan ..

  1. Jika kita telah melangkah dari tanah kelahiran, rasa-rasanya ada kerinduan yang mendalam akan situasi yang ada semenjak kita masih ditimang-timang oleh nenek-nenek kita dan bahkan pa’amberanta, pa’indoranta. nah,ini kita tidak sadari dan akhirnya kita merenung dan ingin pulang rasanya. Tapi karena zaman sudah berbeda,sekarang sudah tidak ada batas lagi dalam meluangkan waktu untuk sejenak berucap kata pada negeri Toraja tercinta.

  2. mamali’ ku lako tndo’ toraya…tae ya padanna tu do kampng si ben petawa mammi’ sola sang paningoan……..salama’ lako mintu’-mintu’ totoraya, na Puang mora merondong lan mintu’ tengka ke’de’ta sola nasang…amiiinnnnnnnn

  3. misa’ kada dipotuo pantan kada di pomate nakua to prancis unpokadai, chacun pour soi, et dieu pour tous.

  4. kapan penerimaan PNS di Toraja Utara??? Ma’kampa bang mokan te na……
    Tolong infonya le’ sangmane
    SALAMA’…………………

  5. mamali’ liumo lako toraja. apalagi pantollo’ lendongno sola bale karappe (ikan mas coich) tu dipiong. Lako kita sangtorayang ta sisaile ke dioki lu padangna tau lee !!!! Salam hangat dari Kupang NTT.

  6. BTW gimana keadaan sekarang ditoraja, apa ada lowongan kerj……….
    katanya toraja udah dibagi-bagi lama-lama rumah aku juga dibagi bagi …. hehehehe……

  7. Selamat u Toraja Utara, berani terpisah, berarti percaya kalo Toraja Utara, akan lebih maju dari Toraja sebelumnya. Wish you luck

  8. Sokko’ raka….sokko’ raka…!!!
    Todi’ balena.., tapi tu’tukna..
    Inde kommi ku leparan kommi..

  9. anna puang matua mora untontong rinding pala’kik sols nasang anta pada salama’ dio liu padangna tau…..salama’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s